Imbas Covid-19 Pengangguran Kukar Bertambah

img

Ilustrasi Pengangguran

 

TENGGARONG- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(Bappeda) Kukar Wiyono mengklaim, dampak sosial dari pandemi Covid-19 di Kukar bakal menambah pengangguran baru di Kukar. Pemerintah daerah akan mencarikan solusi terbaik, terkait penanganan pengangguran di Kukar. 

“Imbas Covid-19, pastinya mengalami penambahan pengangguran baru,“ jelas Wiyono, belum lama ini di kantor Bupati Kukar. 

Mantan Kadis dikbud Kukar ini menambahkan, penangan demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona, dengan dilakukan pembatasan aktifitas masyarakat, tidak boleh berkumpul dalam jumlah banyak orang jelas, sudah berdampak dengan kebijakan merumahkan karyawan di beberapa perusahaan. Ketika karyawan sudah dirumahkan, maka konsekwensi ada yang terputus pendapatannya, karena tidak mendapatkan gaji secara rutin lagi, sangat bersyukur masih ada perusahaan yang masih sanggup membayar gajinya. 

"Persoalan menambah nya jumlah pengangguran baru bukan hanya terjadi di Kukar, daerah kaltim lainnya juga berdampak, maka dari itu, kita akan koordinasi dengan Pemprov, terkait langkah atau kebijakan apa yang harus dilakukan sebagai solusinya, “ ucapnya. 

Sementara itu, anggota DPRD Kukar Supriadi juga merasa prihatin, covid-19 banyak menciptakan pengangguran baru di Kukar, harus ada solusi terbaik untuk menangani persoalan ini, agar tidak terjadi dampak sosial yang semakin melebar dan merugikan Kukar. Untuk tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19 menyebar, pengangguran baru Kukar berjumlah 19.475 Jiwa, saat ini kemungkinan jumlah akan semakin bertambah. 

“Saya dapat info, perizinan perusahaan baru di Kukar sangat sulit dan ribet keluarnya, idealnya ini dipermudah saja oleh Dinas Penanaman Modal dan Promosi Daerah(DPM PD) Kukar, karena jika ada perusahaan baru, maka bakal menyerap tenaga kerja baru juga, “ jelasnya. (and)